Malam Bisu
Aku berkejar dengan waktu
Dengan senyawa yang menjadikanku bisu
Terkurung menjelma menjadi abu
Menghempaskan serpihan riuh kedalam semu
Seakan hidup mau tak mau
Menikam
Diri
Sendiri
Mengoyak isi kepala bersamaan dengan terbitnya malam
Mencabuti akar sukma mencoba mengurai satu persatu persembahan
Dosa apa yang mencambukku sedemikian rupa
Atau kelakarku yang dimakan amarah
Semu
Malam
Itu
Membiarkan udara dingin menusuk hingga batas epidermis
Sengaja menghimpit rongga paru-paru dengan embun manis
Menurunkan kadar oksigen, agar sesak dan paru-paru teriris
Munajat seakan tak ada lagi magis
Oh
Tuhan
Ampuni
Aku
Pada persimpuhanku kepadaMu
Aku menundukkan egoku
Berkawan dengan sadar, bahwa aku diperaduan
Bukan seorang yang memiliki kekuatan
Pada
Dinding
Retak
Pukul 12 malam suara desing roda di ujung perempatan
Menyadarkanku bahwa keberadaanku pada persimpangan jurang
Melompat aku, matilah ragaku
Hanya Sabar yang jadi senjataku...
Lalu
Bercak
Merah
Darah
Menemani
Perjalananku......
12 November 2018
Dengan senyawa yang menjadikanku bisu
Terkurung menjelma menjadi abu
Menghempaskan serpihan riuh kedalam semu
Seakan hidup mau tak mau
Menikam
Diri
Sendiri
Mengoyak isi kepala bersamaan dengan terbitnya malam
Mencabuti akar sukma mencoba mengurai satu persatu persembahan
Dosa apa yang mencambukku sedemikian rupa
Atau kelakarku yang dimakan amarah
Semu
Malam
Itu
Membiarkan udara dingin menusuk hingga batas epidermis
Sengaja menghimpit rongga paru-paru dengan embun manis
Menurunkan kadar oksigen, agar sesak dan paru-paru teriris
Munajat seakan tak ada lagi magis
Oh
Tuhan
Ampuni
Aku
Pada persimpuhanku kepadaMu
Aku menundukkan egoku
Berkawan dengan sadar, bahwa aku diperaduan
Bukan seorang yang memiliki kekuatan
Pada
Dinding
Retak
Pukul 12 malam suara desing roda di ujung perempatan
Menyadarkanku bahwa keberadaanku pada persimpangan jurang
Melompat aku, matilah ragaku
Hanya Sabar yang jadi senjataku...
Lalu
Bercak
Merah
Darah
Menemani
Perjalananku......
12 November 2018